
Padang, Humas - Rabu, 23 Juli 2025, suasana semangat kebersamaan begitu terasa di lingkungan MTsN 3 Kota Padang. Para guru dan pegawai madrasah bergotong royong memperbaiki meja dan kursi belajar yang rusak sebagai bentuk pemanfaatan sarana yang terbatas. Kegiatan ini mengusung filosofi Minangkabau “Indak Kayu Janjang Dikiapiang” yang berarti bahwa dalam keterbatasan, selalu ada jalan keluar dengan kreativitas dan inisiatif.
Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Nurhidayati, seluruh elemen madrasah saling bahu-membahu memperbaiki perabot kelas demi kenyamanan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Proses perbaikan dilakukan di halaman madrasah dengan peralatan seadanya namun penuh dedikasi. Para guru dari berbagai bidang mata pelajaran turut ambil bagian, mulai dari mengamplas, mengecat, hingga menyusun ulang posisi meja-kursi sesuai kebutuhan.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata dari semangat kemandirian dan kepedulian warga madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak. Kepala MTsN 3 Kota Padang mengapresiasi inisiatif para guru dan pegawai yang tidak menunggu bantuan datang, tetapi langsung mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan. Nilai-nilai kearifan lokal yang dihidupkan melalui aksi ini menjadi teladan bahwa inovasi dan kolaborasi adalah kunci untuk terus maju meski dalam keterbatasan. (AA. Foto: AA)





0 Komentar