



Padang, Humas - Selasa, 9 Juni 2026, atmosfer MTsN 3 Kota Padang bener-bener terasa syahdu sekaligus membakar semangat! Usai agenda briefing ASN yang dipimpin Kepala Madrasah pagi tadi, kemeriahan Class Meeting pasca-ujian ASAT langsung pecah lewat gelaran Lomba Adzan Antar-Kelas. Sebanyak 16 muazin muda perwakilan terbaik dari kelas VII dan VIII resmi turun gelanggang untuk beradu kemerduan suara dan ketepatan makhraj.
Bukan sekadar lomba pengisi waktu luang biar nggak gabut di madrasah, kompetisi ini punya misi regenerasi yang mulia. Pihak madrasah sengaja membidik momen ini untuk melatih mental dan keberanian siswa tampil di depan publik, sekaligus mencetak barisan muazin muda berbakat yang nantinya siap mengumandangkan panggilan salat dengan fasih dan merdu di Masjid Nurus Sakinah maupun di lingkungan rumah mereka masing-masing.
Duet Juri Penguji Tajwid dan Irama
Untuk memastikan perlombaan berjalan objektif dan berkualitas tinggi, panitia nggak main-main dengan menghadirkan duet juri ahli keagamaan madrasah, yaitu Ustadz Ramli, S.Pd.I dan Ustadz Syahlul Munawir Pulungan, S.IQ., M.Pd.
Kedua dewan juri ini memasang telinga dengan jeli untuk memberikan penilaian ketat berdasarkan beberapa indikator saklek:
- Fasahah dan Makhraj: Ketepatan pengucapan huruf demi huruf hijaiyah.
- Tajwid: Panjang pendeknya ketukan lafal adzan sesuai kaidah yang benar.
- Irama dan Lagu: Kemerduan serta variasi cengkok nada yang dibawakan peserta.
- Penghayatan & Adab: Ketenangan, rasa percaya diri, serta kesopanan sikap saat tampil di depan mimbar.
Satu per satu peserta maju dengan pakaian muslim rapi dan tingkat percaya diri yang maksimal. Begitu nada adzan dikumandangkan, suasana kompetisi langsung berubah merinding saking merdunya! Sorak-sorai dan tepuk tangan dukungan dari teman-teman sekelas yang menonton di pinggir lapangan turut membakar semangat para peserta yang sedang dinilai juri.
Wadah Positif Memperkuat Karakter Religius
Panitia pelaksana menyebutkan kalau lomba adzan ini adalah panggung pembuktian kalau anak-anak MTsN 3 Kota Padang nggak cuma jago riset KREASI atau melek teknologi di kelas digital, tapi juga punya fondasi agama yang kuat dan cinta dengan syiar Islam. Langkah ini menjadi wujud nyata dari pembiasaan religius madrasah yang selaras dengan pilar #MadrasahTahfiz dan #MadrasahInklusi—di mana semua siswa diberi kesempatan yang sama untuk bersinar sesuai bakat keagamaan mereka.
Kenapa sih gebrakan lomba adzan di Class Meeting hari pertama ini wajib diacungi jempol?
- Panggung Mental Juara: Mengikis rasa demam panggung siswa kelas VII dan VIII agar berani tampil memimpin di depan umum.
- Keseimbangan Otak Kanan-Kiri: Menjadi sarana refreshing yang sehat dan bernilai ibadah setelah dua pekan jenuh menghadapi ujian tertulis.
- Regenerasi Masjid Aman: Madrasah nggak bakal kehabisan stok muazin andalan untuk mengawal agenda salat dhuha dan dzuhur berjamaah setiap harinya.
Lomba adzan yang berlangsung meriah hari ini sukses membuka kran keseruan rangkaian Class Meeting pekan ini. Siapkan stamina dan kekompakan kelas kalian untuk cabang perlombaan berikutnya, gaesss! Mari terus asah bakat dan buktikan kalau kalian adalah generasi madrasah yang “Bermutu, Mendunia, Bagi Semua”! Allahu Akbar! (AA. Foto: AA)





0 Komentar