

Padang, Humas - Senin, 25 Mei 2026, agenda Kepala MTsN 3 Kota Padang, Ibuk Nurhidayati, ST, bener-bener padat merayap! Selain mengawal hari pertama ASAT dan urusan aset BMN tingkat provinsi, beliau juga menghadiri Rapat Dinas Kementerian Agama Kota Padang bareng seluruh kepala madrasah se-Kota Padang. Dipimpin langsung oleh Kasubag TU Kemenag Kota Padang, Bapak Rinaldi, S.Pd.I., M.Pd, rapat ini membahas "bumbu-bumbu" dapur birokrasi yang penting banget buat kemajuan madrasah ke depan.
Rapat dinas kali ini kental banget sama vibe transformasi digital dan disiplin tinggi. Beberapa poin utama yang dibahas adalah peningkatan disiplin ASN dan sistem absensi yang sekarang makin ketat pakai aplikasi Pusaka. Gak cuma itu, ada kabar keren soal teknologi keuangan di mana tujuh madrasah terpilih bakal jadi pilot project penggunaan Web Gaji. Wah, makin sat-set dan modern banget, ya!
Bagi para pengelola data, siap-siap lembur karena ada tenggat waktu krusial untuk penginputan aplikasi SIAPA yang paling lambat diunggah tanggal 11 Juli 2026 (dengan surat pengantar tertanggal 9 Juli 2026). Selain itu, pengisian Penilaian Mandiri PMPZI beserta dokumen bukti (eviden) pendukungnya juga diminta buat segera dikelarin tanpa ditunda-tunda.
Nah, urusan duit negara juga dibahas secara serius nih. Bapak Rinaldi menegaskan kalau deviasi Halaman III DIPA alias pergeseran anggaran gak boleh lebih dari 5 persen demi menjaga kestabilan finansial instansi. Plus, kabar baik buat bapak dan ibu guru, biar pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bisa cair lancar jaya tanpa tersendat, semua bahan kelengkapannya wajib sudah ready sebelum tanggal 5 setiap bulannya.
Biar gak pusing sama istilah birokrasinya, ini dia rangkuman life hacks hasil rapat dinas hari ini:
- Absen Anti-Titip: Penggunaan aplikasi Pusaka bikin disiplin pegawai madrasah makin terpantau nyata.
- Era Baru Web Gaji: Uji coba sistem penggajian berbasis web agar prosesnya lebih transparan dan minim error.
- Deadline Hunter: Penginputan data SIAPA dan PMPZI punya timeline ketat yang harus dipatuhi.
- Gaji Aman, TPG Lancar: Disiplin pemberkasan sebelum tanggal 5 tiap bulan jadi kunci kesejahteraan guru.
- Anggaran Ketat: Batas deviasi DIPA maksimal 5% biar penggunaan dana negara tetap on track.
Lewat rapat dinas yang padat insight ini, diharapkan seluruh kepala madrasah bisa makin kompak dalam meningkatkan koordinasi, disiplin, dan ketepatan administrasi. Dengan manajemen internal yang makin rapi dan melek digital, MTsN 3 Kota Padang pastinya bakal makin optimal dalam memberikan pelayanan pendidikan yang “Bermutu, Mendunia, Bagi Semua”! (AA. Foto: AA)




0 Komentar