

Padang, Humas - Siapa bilang riset itu membosankan dan cuma buat orang tua di laboratorium? Kenalin nih, Shiney Qurrata'ayuni Vidhiputri dan Rumi Arthapurna Vidhiputra, duo maut dari MTsN 3 Kota Padang yang baru aja ikutan opening ceremony Pelatihan Riset dan Inovasi 2026! Lewat live streaming di YouTube BRIN Indonesia pada Jumat (8/5), mereka resmi memulai perjalanan seru sebagai calon ilmuwan muda setelah proposal keren mereka dinyatakan lolos seleksi. Bayangin, masih sekolah tapi udah "nongkrong" bareng pakar-pakar hebat secara virtual, vibes-nya beneran beda!
Gak tanggung-tanggung, acara ini dihadiri "Avengers"-nya dunia sains Indonesia. Ada Dr. Laksana Tri Handoko yang jago banget soal Fisika Kuantum, Dr. Ajeng Arum Sari dari Manajemen Talenta BRIN, sampai Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono dari Puspresnas. Para suhu ini turun gunung buat kasih bekal ilmu biar riset para peserta nggak cuma sekadar tugas sekolah, tapi jadi inovasi yang punya kualitas nasional. Masuk ke tahap pembinaan ini tuh ibarat dapet golden ticket buat ningkatin skill kritis dan logika yang pastinya bakal kepakai banget buat masa depan.
Keberhasilan Shiney dan Rumi ini tentu bikin bangga satu sekolah, terutama sang Kepala Madrasah yang langsung kasih jempol dua atas semangat mereka. Nggak cuma buat gaya-gayaan, partisipasi mereka diharapkan jadi pemicu buat siswa lain biar nggak takut buat "nyemplung" ke dunia riset. Di balik layar, ada sosok guru pembimbing keren, Maisa Fitri, S.Si, yang setia nemenin dari zaman susun draf proposal sampai nanti eksekusi penelitian. Support system yang mantap banget, kan?
Biar makin jelas kenapa kegiatan ini worth it banget buat diikuti, intip nih beberapa poin pentingnya:
- Upgrade Skill: Peserta diajari cara riset yang benar, nggak asal tebak-tebak buah manggis.
- Wawasan Ilmiah: Belajar langsung dari praktisi dan peneliti ahli utama di bidangnya.
- Networking: Bisa kenal dengan sesama peneliti muda dari seluruh Indonesia.
- Mental Kompetisi: Melatih mental buat berani tampil dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Pokoknya, perjalanan Shiney dan Rumi baru saja dimulai! Dengan bimbingan yang oke dan materi dari BRIN, harapannya mereka bisa melahirkan inovasi yang out of the box. Siapa tahu kan, berawal dari MTsN 3 Kota Padang, nantinya karya mereka bisa jadi solusi buat masalah di Indonesia atau bahkan dunia. Semangat terus buat tim riset kita, buktikan kalau anak madrasah itu kreatif, inovatif, dan pastinya nggak kalah saing! (AA. Foto: AA)





0 Komentar