

Padang, Humas - Perjuangan tim riset kebanggaan kita menuju panggung nasional di Yogyakarta makin seru dan berbobot, gaesss! Setelah pekan lalu sukses mematangkan bab latar belakang dan rumusan masalah di kelas 8.1, hari ini para ilmuwan muda MTsN 3 Kota Padang kembali digembleng dalam Kegiatan Pembekalan KREASI yang Kedua.
Masih menggunakan sistem hybrid yang praktis, pembekalan kali ini memisahkan fokus materi berdasarkan bidang kompetensi riset masing-masing agar pembahasan makin tajam dan spesifik. Tim dibagi menjadi dua kubu besar, yaitu rumpun ISHK (Ilmu Sosial, Humaniora, dan Keagamaan) serta rumpun MSTL (Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan).
Materi yang dilahap anak-anak hari ini bener-bener krusial untuk mengisi Bab II proposal penelitian mereka, yaitu: “Apa itu Kajian Teori, Tinjauan Pustaka, dan Penelitian Relevan? Serta Bagaimana Cara Menuliskannya?”
Jurus Jitu Mengisi Bab II Proposal Riset
Di sesi pembekalan ini, para siswa diajarkan trik sat-set agar isi proposal mereka nggak sekadar copy-paste dari internet, melainkan punya landasan ilmiah yang kuat. Ini dia poin-poin penting yang dibongkar oleh pemateri:
- Kajian Teori: Di sini siswa dilatih mengumpulkan definisi, konsep, dan hukum-hukum ilmiah yang mendasari penelitian mereka. Kalau anak MSTL meneliti lingkungan, teorinya harus kuat di sains; sedangkan anak ISHK fokus pada teori-teori sosial atau dalil keagamaan.
- Tinjauan Pustaka: Mengembangkan ulasan mendalam dari buku, jurnal, atau artikel ilmiah ilmiah terbaru yang berkaitan dengan topik yang diangkat.
- Penelitian Relevan: Ini dia bagian paling menantang! Siswa diajarkan cara mencari minimal 3–5 penelitian terdahulu yang mirip dengan judul mereka, lalu membandingkannya untuk menemukan letak keaslian (novelty) dari riset tim MTsN 3 Padang sendiri. Jadi, dewan juri tahu kalau riset kita ini orisinal dan bukan plagiat!
Para guru pendamping dan Agen Perubahan Madrasah Riset yang setia mengawal di kelas terlihat aktif membantu mengarahkan siswa cara mengutip sumber (citation) yang benar agar proposal mereka lolos dari deteksi plagiarisme dan terlihat super profesional di mata dewan juri nasional nanti.
Kenapa Pembekalan Bab II Ini Penting Banget?
- Bikin Argumen Riset Gak Goyah: Proposal yang punya kajian teori kuat nggak akan mudah dipatahkan atau didebat oleh dewan juri saat presentasi di Jogja nanti.
- Makin Akrab dengan Jurnal Ilmiah: Melatih siswa kelas VIII sejak dini agar melek literasi digital tingkat tinggi dengan membaca jurnal-jurnal ilmiah internasional maupun nasional.
- Tajam Melihat Celah Penelitian: Melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam mencari perbedaan antara riset mereka dengan riset milik orang lain yang sudah ada.
Dengan tuntasnya materi pembekalan kedua ini, kerangka Bab II dari tiga tim riset andalan MTsN 3 Kota Padang dipastikan bakal makin kokoh, glowing, dan siap bersaing ketat di kancah nasional.
Dukungan dan doa dari seluruh warga madrasah pastinya terus mengalir deras buat para inovator muda ini. Yuk, kita kawal terus proses kreatif mereka demi membawa nama madrasah makin terbang tinggi dan membuktikan visi “Bermutu, Mendunia, Bagi Semua”! Selamat mengetik Bab II, teman-teman! Kalian bener-bener keren parah! (AA. Foto: AA)





0 Komentar