

Padang, Humas — Komitmen MTsN 3 Kota Padang dalam menghadirkan pendidikan yang adil dan merata terus diperkuat. Pada Selasa (11/8/2026), Tim Inklusi MTsN 3 Kota Padang menggelar rapat evaluasi Program Triwulan II sekaligus membahas tindak lanjut hasil Profil Belajar Siswa (PBS) bagi murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rapat ini menjadi langkah krusial madrasah untuk memastikan setiap siswa, tanpa terkecuali, mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan belajarnya.
Dari hasil pemetaan awal melalui PBS, beberapa murid baru teridentifikasi memerlukan dukungan belajar khusus. Sebagai langkah nyata, madrasah bekerja sama dengan orang tua murid sepakat untuk melanjutkan proses pendampingan melalui asesmen mendalam di Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kota Padang. Asesmen ini dilakukan untuk memetakan secara akurat gambaran kebutuhan dan bentuk dukungan yang paling tepat bagi masing-masing anak.
Tak berhenti di situ, Tim Inklusi juga mulai memetakan penugasan Guru Pendamping Khusus (GPK). Kehadiran GPK diharapkan tidak hanya membantu siswa dalam menyerap materi pelajaran, tetapi juga mendukung para guru dalam menciptakan suasana kelas yang ramah, hangat, dan inklusif.
Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, S.T., menyampaikan harapannya agar program inklusi ini berjalan makin optimal dan berdampak nyata.
"Semoga melalui evaluasi dan tindak lanjut ini, kita dapat memberikan layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masing-masing murid. Tidak boleh ada anak yang tertinggal—setiap siswa punya potensi unik yang wajib kita dukung dan kembangkan bersama," tutur Nurhidayati.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif terletak pada sinergi yang kuat antara pihak madrasah, guru, GPK, orang tua, dan instansi terkait.
Lewat evaluasi dan langkah berkelanjutan ini, MTsN 3 Kota Padang membuktikan komitmennya untuk menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan membuka pintu kesempatan setinggi-tingginya bagi seluruh generasi muda. (AA. Foto: AA)





0 Komentar