Ahlan wa sahlan (أهلاً وسهلاً)

Lepas Penat dan Bangun Karakter, Tim BK MTsN 3 Kota Padang Gelar Outbound Edukatif di Pasir Jambak

29 Juli 2026

Padang, Humas – Untuk melepas kejenuhan belajar di dalam kelas sekaligus membentuk karakter siswa yang tangguh, Tim Bimbingan Konseling (BK) MTsN 3 Kota Padang menggelar inovasi pembelajaran luar ruangan melalui teknik Outbound Training pada Rabu (29/7). Berlokasi di kawasan pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, kegiatan ini diikuti oleh siswa dengan penuh antusias.

​Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama, arahan dari Kepala Madrasah, dan sarapan. Tidak hanya bermain, para siswa juga mendapatkan sosialisasi krusial mengenai bahaya bullying, dampak buruk rokok, serta pencegahan NAPZA melalui metode diskusi kelompok dan presentasi.

​Kemeriahan semakin terasa saat memasuki sesi gim dinamika kelompok seperti mengurai tali, mengisi botol bocor, dan lompat sesuai gambar. Melalui permainan ini, siswa dilatih untuk mengasah kerja sama tim, komunikasi, kepemimpinan, hingga rasa percaya pada teman. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ISOMA serta refleksi diri untuk mengungkapkan perasaan dan berkomitmen membangun sikap positif di madrasah.

​Koordinator BK MTsN 3 Kota Padang, Elpi Yanti, menyampaikan bahwa layanan humanistik lintas kelas berbasis outbound ini dirancang khusus untuk membantu murid mengembangkan potensi, mengentaskan masalah, serta mencapai kemandirian. "Melalui kegiatan ini, kita ingin mengubah KES-T (Kehidupan Efektif Sehari-hari yang Terganggu) menjadi KES. Kami ingin membangun kesadaran diri, kepercayaan diri, tata emosi, serta melatih kemampuan berkomunikasi dan saling menghargai," ungkapnya.

​Kepala MTsN 3 Kota Padang, Nurhidayati, S.T., memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan metode yang digunakan oleh Tim BK ini. Menurutnya, pembelajaran di alam terbuka menjadi sarana yang sangat baik untuk menyalurkan ekspresi siswa secara positif.

​"Metode ini sangat efektif untuk mengelola dan mengeluarkan segala ekspresi murid. Mereka bisa belajar berkomunikasi dengan baik secara langsung dan terbuka kepada guru BK-nya. Semoga nilai-nilai positif ini terus terjaga saat kembali ke sekolah," ujar Nurhidayati.

​Melalui suasana alam terbuka yang menyegarkan, outbound ini tidak hanya berhasil meredakan tingkat stres belajar siswa, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mewujudkan kesetaraan hak pendidikan dan pembentukan karakter anak yang holistik. (AA. Foto: AA)

Informasi lainnya...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *